PENGGUNAAN INTERNET DAN PEMBELAJARAN JARAK JAUH


A. PENGGUNAAN INTERNET DALAM PEMBELAJARAN

Di era globalisasi, informasi merupakan hal yang sangat penting bagi negara-negara diberbagai belahan dunia, bahkan sudah tidak ada lagi batas dalam memperoleh informasinya. Dalam waktu yang sama di tempat berbeda dengan jarak yang jauh orang saling bertukar informasi dan berkomunikasi.

        Teknologi internet hadir pada masa ini sebagai media yang multifungsi. Komunikasi melalui internet dapat dilakukan secara interpesonal (misalnya e-mail dan chatting) atau secara masal, yang dikenal one to many communication (misalnya mailing list). Internet juga mampu hadir secara real time audio visual seperti pada metoda konvensional dengan adanya aplikasi teleconference.

          Hadirnya internet sebagai sumber informasi ini sangat memungkinkan seseorang untuk mencari dan menyebarkan segala ilmu pengetahuan dan teknologi termasuk penemuan penelitian keseluruh dunia dengan mudah, cepat, dan murah, sehingga pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi lebih cepat dan merata. Kemajuan teknologi informasi ini dirasakan pula oleh dunia  pendidikan. Dengan demikian segala informasi yang ada di internet dapat dijadikan sebagai sumber belajar.

Dengan adanya internet, guru bisa memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperkaya wawasan dirinya sendiri. Siswa akan dipacu untuk lebih memiliki inisiatif di dalam mencari berbagai ilmu pengetahuan.
Kesempatan yang lebih luas untuk belajar siswa. Selain itu ada pula banyak informasi beasiswa contohnya yang diberikan oleh berbagai organisasi, perusahaan dan instansi. Internet memperluas informasi ini ke seluruh siswa dimanapun mereka berada.

Dengan adanya internet, setiap siswa di seluruh pelosok negeri mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan informasi tersebut. Dengan kata lain, batasan wilayah dan pulau tidak lagi menjadi hambatan dalam mengambil setiap kesempatan yang ada.

Masih banyak lagi peranan internet dalam pendidikan, seperti pembelajaran yang interaktif, informasi yang terbaru dan aktual, perpustakaan yang tidak terbatas dan lain sebagainya. Yang terpenting di dalam penggunaan internet adalah kesadaran setiap siswa untuk mengambil sisi positif internet dan menjauhi segala pengaruh negatif internet.

Istilah Internet itu sendiri merupakan gabungan dari jaringan-jaringan komputer dalam skala luas dan besar, masing-masing pengguna dari computer dapat saling berkomunikasi satu dengan lainnya hanya dengan menggunakan sebuah bahasa jaringan.

secara terminology internet itu sendiri adalah jaringan (Network) komputer terbesar di dunia. Jaringan berarti kelompok komputer yang dihubungkan bersama, sehingga dapat berbagi pakai informasi dan sumber daya (Shirky, 1995:2). Dalam internet terkandung sejumlah standar untuk melewatkan informasi dari satu jaringan ke jaringan lainnya, sehingga jaringan-jaringan di seluruh dunia dapat berkomunikasi.

 Internet adalah forum global pertama dan perpustakaan global pertama dimana setiap pemakai dapat berpartisipasi dalam segala waktu. Karena internet merupakan perpustakaan global, maka pemakai dapat memanfaatkannya sebagai sumber belajar.

Sedangkan pengertian internet yang berkaitan dengan pendidikan adalah media yang sangat efektif dalam upaya update informasi dan mencari trasferan ilmu pengetahuan bagi seorang pendidik.
Secara umum dapat dikatakan bahwa internet adalah suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan saling hubungan antar jaringan-jaringan komputer yang sedemikian rupa sehingga memungkinkan komputer-komputer itu berkomunikasi satu sama lain.

Pada masa ini Internet telah menjadi sumber informasi yang tidak terbatas khususnya didalam dunia pendidikan. Dengan adanya internet, berbagai informasi dapat diperoleh secara mudah dan cepat. Kehadiran internet juga memberikan banyak manfaat lainnya, yaitu:

1. Memperluas Cakrawala Siswa

    Kehadiran internet dengan segudang ilmu dari segala bidang menjadi pembuka cakrawala siswa. Dengan menggunakan internet, para siswa bisa memperoleh wawasan baru. Akses ke berbagai informasi yang dibutuhkan terutama di dalam bidang studinya membuat para siswa lebih bisa memahami suatu hal dengan lebih mudah. Beberapa contoh ilmu yang bisa dengan mudah diperoleh di internet seperti sejarah, ekonomi, biologi, teknologi. Bidang biologi memiliki cakupan yang sangat luas mulai dari keanekaragaman mahluk hidup, proses fisiologi, lingkungan yang dikemas dalam bentuk film documenter misalnya.

 2. Belajar jarak jauh.

              Salah satu peranan penting internet dalam pendidikan adalah kesempatan untuk belajar jarak jauh. Saat ini, belajar berbagai hal sudah tidak harus dilakukan secara langsung tatap muka dengan staf pengajar. Dengan adanya internet dan fasilitas e-learning yang ada siswa dapat belajar berbagai hal secara online. Beberapa kursus juga bisa dilakukan melalui internet seperti kursus menulis, menggambar, komputer dan bahasa. Internet memberikan kesempatan yang luas bagi anak-anak di manapun untuk berkembang di berbagai bidang.

 3. Mengembangkan inisiatif dan kreatifitas siswa.

                 Kehadiran internet dalam pendidikan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mencari dan menimba ilmu lebih lagi. Teknologi di dalam dunia pendidikan merupakan bagian dari konsep teknologi pendidikan berupa media untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar. Potensi penggunaan teknologi dalam pendidikan berhubungan dengan usaha untuk meningkatkan produktivitas pendidikan. Internet sebagai salah satu contoh teknologi yang sangat bermanfaat untuk mempermudah dan memperlancar kegiatan pendidikan.

        Pada mulanya, Media adalah segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan informasi atau pesan. Kata media berasal dari kata latin, merupakan bentuk jamak dari kata (medium). Secara harfiah kata tersebut mempunyai arti perantara atau pengantar. Yaitu perantara sumber pesan (a source) dengan penerima pesan (a receiver). Jadi dalam pengertian yang lain media adalah alat atau sarana yang dipergunakan untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada hal layak.
      
        Maka dari itu media hanya dianggap sebagai alat bantu mengajar guru (teaching aids). Alat bantu yang dipakai adalah alat bantu visual, misalnya gambar, model, objek, dan alat-alat lain yang didapat memberikan pengalaman kongkret.


        Oleh karena itu, Pertama, guru perlu memiliki pemahaman media pengajaran, yaitu tentang jenis dan manfaat media pengajaran, kriteria memilih dan menggunakan media pengajaran, menggunakan media sebagai alat bantu mengajar, dan tindak lanjut pengggunaan media dalam proses belajar siswa. Kedua, guru harus terampil membuat media pengajaran sederhana untuk keperluan pengajaran, terutama media dua dimensiatau media grafis, media tiga dimensi dan media proyeksi. Ketiga, pengetahuan dan keterampilan dalam menilai keefektifan penggunaan media dalam proses pengajaran.


B. MENGIMPLEMENTASIKAN INTERNET DI DALAM KELAS


Peralatan berbasis teknologi informasi yang dikenal dan dapat digunakan dalam pembelajaran antara lain: email,  penugasan dengan sarana web, permainan komputer, sistem pengelola pembelajaran(learning management systems), daftar surat-menyurat(mailing list), papan bulletin(bulletin boards) dan multi media.

1.   Email

          Pada saat ini, penggunaan email merupakan cara komunikasi yang inovatif dengan peserta didik.   Cara penggunaannya dapat dilakukan secara dialog orang-per-orang(one-on-one dialogs) pokok bahasan tertentu dan sebagian besar email untuk penugasan.    Penggunaan lain dari email, yaitu “just-in-time-teaching) dapat digambarkan berikut ini.   Berdasarkan apa yang terjadi di kelas, email digunakan untuk mengirim penugasan kepada peserta didik untuk pertemuan berikutnya.

           Jika penjelasan di kelas kurang jelas pada hal-hal tertentu bagi beberapa atau sebagian besar peserta didik, tugas tambahan dapat diberikan pada pertemuan berikutnya.   Sebaliknya, apabila materi yang diajarkan dapat dimengerti, pertanyaan melalui email dapat difokuskan pada topik baru untuk pertemuan berikutnya.   Walaupun sederhana, just-in-time email menggambarkan bagaimana teknologi dapat digunakan lebih dari pada subsitusi pada cara tradisional komunikasi.


2.    Penugasan Web (Web Assignments)

          Pengguna dari World Wide Web terbiasa dengan informasi yang berlebih dan kemudahan dalam menemukan materi. Di lingkungan pendidikan dan pelatihan sering instruktur memberikan penugasan melalui web, seperti permintaan kepada peserta didik untuk singgah di situs web (website) tertentu dan menjelaskan informasi apa yang didapatkan dalam pembelajaran kelas.   Melalui web memberikan peluang kepada instruktur menjelaskan sumber materi pembelajaran aktual kedalam kelas. 

          Walaupun beberapa peserta didik sudah terbiasa dengan pencarian informasi pada web, sebagian lagi masih membutuhkan bantuan untuk dapat bekerja secara lebih efektif dan produktif.   Meteri pembelajaran bagaimana cara menggunakan web dan bagaimana menuju ke sumber daya internet yang lengkap tersedia secara on-line, bagian tertentu disediakan bagi peserta didik dan bagian lain untuk instruktur.



3.    Permainan Komputer dan Simulasi

          Penggunaan permainan komputer sangat populer digunakan dalam pembelajaran dinamis.  Permainan untuk pembelajaran yang disimulasikan di kelas atau secara on-line banyak tersedia dalam bentuk digital.   Beberapa pembelajaran permainan komputer dan simulasi ini sudah mulai dicoba penggunaannya dalam pendidikan militer dalam mensimulasikan latihan perang, atau latihan kesiapan satuan tempur.
  
4.   Perangkat Lunak Pengelola Pembelajaran.

          Untuk mempermudah dalam membuat berbagai macam materi pembelajaran dalam web dikemangkan perangkat lunak pengelola pembelajaran yang menyediakan berbagai fasilitas untuk pengisian materi, pencatatan data, penilaian, dan pembuatan laporan.    Dengan perangkat ini, instruktur mendapatkan kemudaan dalam penggunaan dan dapat diintegrasikan dengan perangkat lunak pembelajaran yang lain.   Dokumen yang ditulis dalam Word, PowerPoint, Excell dan sebagainya, dapat dengan mudah di upload dalam pembelajaran on-line yang dapat diakses oleh peserta didik.


5.    Pengajaran menggunakan Blog

          Blog (blok web) merupakan barang baru di dunia internet.   

Blog merupakan kelanjutkan dari home page yang bersifat statis.  Dalam blog, intruktur dapat menyatakan pandangan, pengalaman, pengamatan, pendapatnya.  Dalam kasus ini blog dapat menjadi sebuah jurnal publik, yang memungkinkan pembaca untuk menyampaikan komentar, yang dapat menjadikan blog sebagai tempat debat publik.

          Blog dapat digunakan untuk berbagai tujuan:

(1)  Digunakan oleh peserta didik untuk memelihara blog mereka; 

(2)   Instruktur menggunakan blog untuk melaksakan diskusi topik tertentu yang memerlukan komentar peserta didik;                         

(3) Digunakan oleh peserta didik untuk membaca dan memberi komentar materi pembelajaran.


6.   Variasi dari eLearning

          Beberapa cara yang paling umum program eLearning diterapkan meliputi:

·         Ruang kelas maya(virtual classroom).  

          Model ruang kelas maya dari eLearning secara terus menerus menjadi sangat populer seiring dengan pengembangan program eLearning.  Tujuan dari ruang kelas maya adalah untuk memperbesar struktur dan pelayanan yang menyertai program pendidikan formal dari kampus atau pusat pembelajaran ke peserta belajar/pembelajar, dimana mereka berada.

          Ruang kelas maya adalah untuk pembelajar yang mungkin mengambil program pendidikan jarak jauh yang terhimpun keseluruhan dari pengajaran on-line, dan mungkin termasuk kuliah berbasis kampus, dimana peserta didik bergabung dalam bebagai tempat diluar atau di dalam lokasi kampus, dalam kelas nyata melalui internet.

          Pada model ruang kelas maya dilengkapi tempat untuk pengiriman naskah, untuk kaji ulang dn komentar, dan untuk penyelesaian tutorial dan pendistribusian tugas.  Dalam perangkat lunak Adobe, peralatan yang umum digunakan untuk mengembangkan ruang kelas maya meliputi: Adobe Acrobat 8, Adobe Acrobat Connect Professional, Adobe Presenter 6, dan Adobe Captive 2.


·         Pembelajaran on–line (on-line learning).

          Model eLearning ini berkisar pada perangkat pembelajaran terikat yang dikirimkan melalui Internet kepada pembelajar yang berlokasi di berbagai tempat dimana interaksi utama antara pembelajar dan mereka yang sudah berpengalaman melalui teknologi jaringan komputer.

          Sistem pengelolaan pembelajaran(learning management systems) bertindak sebagai basis pelayanan pengembangan program on-line dimana proses pembelajaran secara keseluruhan dilaksanakan melalui mediasi tatap muka digital.   Peralatan Adobe yang umum dipakai adalah  Flash Profesional, Dreamweaver, Photoshop CS, Illustrator CS, Adobe Premiere Pro, Adobe Contribute dan Adobe Captative 2.



·         Pembelajaran Cepat (Rapid eLearning).

           Ini merupakan respon langsung terhadap produk-produk eLearning yang membuat pembelajar dan non-SME berkontribusi dan memasukkan isi pembelajaran multi media kedalam sebuah basis pengetahuan.   Pembelajaran cepat menggunakan peralatan seperti Adobe Captive 2 dan Adobe Presenter 6 untuk mempercepat waktu dalam membuat isi pembelajaran Flash atau elemen multi media portofolio yang dapat digabungkan secara aman kedalam sebuah dokumen Adobe PDF.





·         Pembelajaran Mobil (Mobile Learning).  

          Mobile learning dikembangkan karena ketersediaan jaringan dan peralatan digital portabel seperti komputer laptop, PDA, MP3 player, dan telepon mobil.   Pembelajaran mobil memberikan peluang untuk menghubungkan pengalaman pembelajaran informal dengan pengalaman pembelajaran formal seperti yang terjadi pada model ruang kelas maya atau implementasi pembelajaran on-line.   Peralatan multimedia yang digunakan seperti Flash Profesional, Flash Media Server, dan Flash Lite.





C. INTERNET SEBAGAI SUMBER MEDIA MENGAJAR



Perkembangan dan kemajuan teknologi internet yang sangat pesat dan merambah ke seluruh penjuru dunia telah dimanfaatkan oleh berbagai negara, institusi, dan ahli untuk berbagai kepentingan termasuk di dalamnya untuk pendidikan/pembelajaran.


        Perangkat lunak yang telah dihasilkan akan memungkinkan para pengembang pembelajaran (instructional developers) bekerjasama dengan ahli materi (content specialists) mengemas materi pembelajaran elektronik (online learning material).

          Pembelajaran melalui internet dapat diberikan dalam beberapa format (Wulf, 1996), di antaranya adalah:

(1) Electronic mail (delivery of course materials, sending in assignments, getting and giving feedback, electronic discussion group).

 (2) Bulletin boards/newsgroups for discussion of special group.

 (3) Downloading of course materials or tutorials.

(4) Interactive tutorials on the Web.

(5) Real time, interactive conferencing using MOO (Multiuser Object Oriented) systems or Internet Relay Chat.
























Komentar